SISTEM KONTROL KONVEYOR PEMILAH LOGAM MENGGUNAKAN PLC OMRON CP1E
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk membuat sistem kontrol pemilah logam secara otomatis menggunakan PLC Omron CP1E30 dengan program ladder diagram yang dirancang dengan aplikasi CX-Programmer
Masukan PLC yang digunakan terdapat satu buah sensor proximity dan dua buah sensor photoelektrik sedangkan keluarannya terdapat dua buah motor penggerak konveyor dan satu buah solenoid. Sensor proximity berfungsi untuk mendeteksi benda logam dan bukan logam dan sensor photoelektrik berfungsi untuk mendeteksi adanya suatu benda yang melaluinya.. Keluaran PLC terdapat dua buah motor konveyor berfungsi membawa benda yang akan dipisahkan dan selenoid yang berfungsi memisahkan benda logam dan bukan logam
Berdasarkan hasil pengujian ternyata sistem dapat berfungsi dengan baik dimana pada saat PLC diaktifkan maka motor konveyor 1 akan aktif untuk membawa benda yang akan dipilah, pada saat benda melewati photoelectric sensor 1 maka motor konveyor 1 akan berhenti untuk dideteksi oleh proximity sensor, apabila benda tersebut adalah non logam maka motor konveyor 2 akan membawa benda non logam tersebut sampai di ujung konveyor 2, setelah benda non logam itu di deteksi oleh photoelectric sensor 2, maka motor konveyor 1 aktif kembali untuk mengantarkan benda selanjutnya. apabila proximity sensor mendeteksi benda tersebut adalah logam maka selenoid di aktifkan sehingga memisahkan benda logam tersebut.
Masukan PLC yang digunakan terdapat satu buah sensor proximity dan dua buah sensor photoelektrik sedangkan keluarannya terdapat dua buah motor penggerak konveyor dan satu buah solenoid. Sensor proximity berfungsi untuk mendeteksi benda logam dan bukan logam dan sensor photoelektrik berfungsi untuk mendeteksi adanya suatu benda yang melaluinya.. Keluaran PLC terdapat dua buah motor konveyor berfungsi membawa benda yang akan dipisahkan dan selenoid yang berfungsi memisahkan benda logam dan bukan logam
Berdasarkan hasil pengujian ternyata sistem dapat berfungsi dengan baik dimana pada saat PLC diaktifkan maka motor konveyor 1 akan aktif untuk membawa benda yang akan dipilah, pada saat benda melewati photoelectric sensor 1 maka motor konveyor 1 akan berhenti untuk dideteksi oleh proximity sensor, apabila benda tersebut adalah non logam maka motor konveyor 2 akan membawa benda non logam tersebut sampai di ujung konveyor 2, setelah benda non logam itu di deteksi oleh photoelectric sensor 2, maka motor konveyor 1 aktif kembali untuk mengantarkan benda selanjutnya. apabila proximity sensor mendeteksi benda tersebut adalah logam maka selenoid di aktifkan sehingga memisahkan benda logam tersebut.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
##plugins.generic.usageStats.noStats##
Rincian Artikel
##submission.howToCite##
Mappa, A., Rumalutur, S., & Mambrisaw, M. (2020). SISTEM KONTROL KONVEYOR PEMILAH LOGAM MENGGUNAKAN PLC OMRON CP1E. Electro Luceat, 6(2), 282-289. https://doi.org/10.32531/jelekn.v6i2.267
Bagian
Artikel
##submission.license.cc.by-sa4.footer##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
[1] Alimuddin.ST.MT. 2016. Diktat Pelatihan PLC (Programmable Logic Conntroller. Politeknik Katolik Saint Paul Sorong.
[2] Ahrani, Suci Robbi. 2014. Rancang Bangun Conveyor Pengisian Air Otomatis Dengan Input Sensor Optical Proximity. Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang.
[3] Corporation, OMRON. “Sysmac CP1L/CP1E Introducation CPU Unit Manual” (China : OMRON, 2009).
[4] Desiani. 2015. Aplikasi Sensor Proximity Pada Lengan Robot Sebagai Penyortir Kotak Berdasarkan Ukuran Berbasis Arduino Uno. Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang.
[5] Guntoro, Helmi..2013. Rancang Bangun Magnetic Door Lock Menggunakan Keypad Dan Solenoid Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno. PTK Universitas Pendidikan Indonesia. Electrans,Vol 12, No.1, 20 November 2018.
[6] Raharjo, Rudianto.2013, Rancang Bangun Belt Conveyor Trainer sebagai Alat Bantu Pembelajaran. Jurnal Teknik Mesin Volume 4, No. 2. https://psppmpk.files.wordpress.com/2014/11/jurnal-teknik-mesin-volume-4-nomor-2-tahun-2013.pdf, diakses 20 November 2018.
[7] Setiawan, Iwan. 2009. Buku Ajar Sensor dan Tranduser. Universitas Diponegoro. http://eprints.undip.ac.id/4886/1/Sensor_dan_Transduser.pdf, diakses 20 November 2018
[2] Ahrani, Suci Robbi. 2014. Rancang Bangun Conveyor Pengisian Air Otomatis Dengan Input Sensor Optical Proximity. Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang.
[3] Corporation, OMRON. “Sysmac CP1L/CP1E Introducation CPU Unit Manual” (China : OMRON, 2009).
[4] Desiani. 2015. Aplikasi Sensor Proximity Pada Lengan Robot Sebagai Penyortir Kotak Berdasarkan Ukuran Berbasis Arduino Uno. Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang.
[5] Guntoro, Helmi..2013. Rancang Bangun Magnetic Door Lock Menggunakan Keypad Dan Solenoid Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno. PTK Universitas Pendidikan Indonesia. Electrans,Vol 12, No.1, 20 November 2018.
[6] Raharjo, Rudianto.2013, Rancang Bangun Belt Conveyor Trainer sebagai Alat Bantu Pembelajaran. Jurnal Teknik Mesin Volume 4, No. 2. https://psppmpk.files.wordpress.com/2014/11/jurnal-teknik-mesin-volume-4-nomor-2-tahun-2013.pdf, diakses 20 November 2018.
[7] Setiawan, Iwan. 2009. Buku Ajar Sensor dan Tranduser. Universitas Diponegoro. http://eprints.undip.ac.id/4886/1/Sensor_dan_Transduser.pdf, diakses 20 November 2018